Ketahui Jenis Septic Tank agar Bisa Pilih Sesuai Kebutuhan

Septic tank termasuk bagian yang menjadi syarat utama dalam membangun tempat tinggal. Komponen ini berfungsi sebagai sistem sanitasi yang dapat menjaga kesehatan penghuni rumah, demikian menurut Menteri Kesehatan RI. Jenis septic tank cukup beragam, karena dibuat dari bahan dan biaya yang berbeda. Agar tidak bingung memilih, simak karakteristiknya berikut ini.

 

Berdasarkan Sistemnya

Keunggulan septic tank dapat dilihat dari kapasitasnya untuk menampung kotoran. Saat ini semakin banyak keragaman septic tank yang disesuaikan kondisi lingkungan. Berdasarkan sistem, septic tank terbagi menjadi dua jenis yaitu konvensional dan BioTech:

1. Septic Tank Konvensional

Sistem konvensional merupakan jenis septic tank yang banyak dipakai masyarakat Indonesia. Bentuk dari septic tank ini berupa ruangan yang khusus dibangun di dalam tanah. Bagian dinding dari septic tank ini dibuat dengan bahan bata. Sedangkan lantainya dibiarkan berwujud tanah.

Sistem ini membuat sisa dari penguraian limbah dalam septic tank dapat meresap dalam pori-pori tanah. Sisa kotorannya dibuat meresap melalui lantai, tujuannya agar septictank tidak cepat terisi penuh. Terlepas dari kecepatannya, septic tank model konvensional ini tetap bisa penuh. Perlu ada penyedotan yang rutin agar kotorannya tidak berkerak.

2. Septic Tank BioTech

Septic tank dengan sistem BioTech dirancang khusus dengan bahan utama fiberglass. Contoh produk yang memakai sistem modern ini adalah septic tank BioTech dari Surya Utama Fibertek. Produk ini sangat disarankan karena memiliki sistem pemrosesan khusus. Selain mengatasi bau tidak enak yang keluar dari septic tank, namun juga ramah lingkungan.

Produk ini bisa didapatkan di https://www.suryafibertek.co.id/septic-tank-biotech/ serta memiliki proses penyaringan limbah yang cukup panjang. Limbah yang ada di sini akan melalui biofilter pertama, bioball, serta penyaringan di media biofilter yang kedua di tablet disinfektan. Hasilnya, kotoran yang tersisa sudah bebas bakteri sehingga lebih aman untuk lingkungan ketika dibuang.

 

Berdasarkan Modelnya

Model pembentuk septic tank cukup beragam. Berdasarkan modelnya, ada dua tipe septic tank yang beredar di masyarakat. Ada yang dua ruang dan tiga ruang dan berikut ini ulasannya:

1. Model Dua Ruang

Model septic tank ini memiliki dua ruang sekaligus. Jenis septic tank ini dilengkapi fungsi yang berbeda pada tiap ruangnya. Ruang yang pertama disebut dengan ruang lumpur, sedangkan yang kedua dikenal dengan nama ruang basah. Kedua ruangan dihubungkan dengan pipa berukuran 2 hingga 3 ini, dipasang di partisi atas.

Pipa ini berfungsi sebagai saluran untuk memisahkan kotoran yang jenisnya berbeda, yaitu bentuk lumpur dan yang cair. Keuntungan memakai model ini adalah pemisahan yang dilakukan otomatis. Hal ini dilakukan dengan menggunakan berat dari jenis lumpur serta cairan.

2. Model Tiga Ruang

Model ini merupakan versi yang diperbarui dari sebelumnya yaitu dua ruang. Prinsip pembuatannya sama, namun dilengkapi ruang tambahan untuk menghasilkan proses filter yang lebih maksimal. Ruang akhir ini nantinya merubah limbah hingga sepenuhnya berwujud cairan. Cara kerja dari septic tank dimulai dari masuknya kotoran ke ruang pertama.

Setelah sudah terkumpul hingga penuh, cairan kotorannya akan dialirkan menuju ruang kedua. Dalam ruangan ini, ciaran tersebut masih bercampur dengan lumpur. Oleh karena itu, ada proses filter lagi sehingga lumpurnya diendapkan di ruangan kedua. Selanjutnya, di ruang ketiga nanti hanya tersisa wujud cairan yang lebih aman untuk lingkungan ketika dibuang.

 

Itulah beberapa jenis septic tank yang perlu diketahui. Semuanya memiliki kelebihan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Alangkah baiknya jika memakai sistem sanitasi yang dirancang sebaik-baiknya agar risiko terpapar kuman dan bakteri bisa diminimalisir.