Jenis-jenis Varietas Kelapa Sawit Beserta Manfaat Minyak Sawit untuk Kesehatan

Kelapa sawit ialah salah satu jenis tumbuhan yang termasuk kedalam suku genus Elaeis serta ordo Arecaceae. Tanaman ini digunakan pada pertanian komersial untuk menghasilkan minyak kelapa sawit. Genus ini memiliki dua spesies anggota. Minyak kelapa sawit Afrika adalah sumber utama minyak sawit. Nah, pada artikel kali ini saya akan membagikan info tentang jenis-jenis varietas kelapa sawit beserta manfaat minyak sawit untuk kesehatan.

Jenis Varietas Kelapa Sawit Berdasar Ciri Buahnya

1. Varietas Kelapa Sawit Dura

Dura merupakan jenis varietas kelapa sawit yang memiliki cangkang tebal (2-8 mm), daging tipis, inti besar dengan kandungan minyak rendah, yaitu hanya sekitar 16-18%. Dalam persilangan varietas Dura digunakan sebagai pohon induk betina.

2. Varietas Minyak Sawit Pisifera

Pisifera adalah varietas kelapa sawit yang memiliki sebuah cangkang sangat tipis, daging tebal, daging biji tipis, inti hanya dilapisi serat, dan rendemen minyaknya rendah. Dalam persilangan ini, varietas Pisifera digunakan sebagai pohon induk jantan.

3. Varietas Minyak Sawit Tenera

Varietas kelapa sawit tenera merupakan hasil dari persilangan antara varietas Dura dan Pisifera. Cirinya antara lain; memiliki cangkang tipis, daging sangat tebal, tandan buah cukup banyak dengan ukuran yang kecil dan kandungan minyak tinggi, yaitu antara 22-24%.

Gunakan mesin pengupas batok kelapa serta mesin pencacah pelepah sawit untuk mengolah limbahnya.

 

Manfaat Minyak Sawit untuk Kesehatan

1. Mengatasi Kekurangan Vitamin A

Menurut beberapa penelitian, dengan menambahkan minyak kelapa sawit pada makanan anak dan ibu hamil bisa meringankan risiko kekurangan vitamin A. Tapi berikan dalam dosis tertentu, yaitu 2 sdm per hari untuk anak di bawah 5 tahun, 3 sdm per hari. hari untuk dewasa dan anak di atas 5 tahun, dan 4 sdm per hari untuk ibu hamil.

2. Perlindungan Otak

Dalam sebuah penelitian, peneliti menemukan bahwa minyak kelapa sawit mengandung tokotrienol, sejenis vitamin E dengan antioksidan kuat yang mendukung kesehatan otak. Tokotrienol sangat berguna dalam melindungi otak dari demensia, mengurangi risiko stroke, dan mencegah pertumbuhan tumor otak.

3. Meningkatkan Energi

Energi memang bisa didapatkan dari makanan pokok. Nasi, jagung, ubi, dan cadangan lemak didalam tubuh. Termasuk minyak sawit dengan kandungan lemak yang baik. Lemak baik ini akan berperan menjadi sumber energi cadangan bagi tubuh.

Dalam 1 sendok makan minyak kelapa sawit terdapat 120 kkal energi serta 13,6 g lemak. Selain lemak baik pada minyak sawit, beta karoten di dalam minyak sawit juga dapat memulihkan energi. Bahkan dapat menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh manusia.

4. Mengurangi resiko penyakit jantung

Minyak sawit memiliki kadar kolesterol baik (HDL) yang tinggi. Menurut penelitian di American, jumlah HDL serta LDL minyak ini masih aman. Termasuk tetap aman untuk jantung dan pembuluh darah. Asalkan tidak digunakan secara berlebihan.

5. Mengurangi Risiko Penyakit Kronis

Minyak sawit dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Hal ini disebabkan kandungan vitamin E (tokoferol dan tokotrienol). Vitamin E merupakan salah satu jenis vitamin A. Keduanya merupakan antioksidan yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis.

Sementara itu, tokoferol berperan dalam mencegah terjadinya mutasi sel yang akan menjadi sel kanker. Kandungan antioksidan dalam tokoferol cukup tinggi. Tak heran tokoferol mampu menghambat kerusakan sel.

Menurut penelitian dari National Institutes of Health (NIH), tokotrienol dapat melindungi saraf di otak. Sehingga mampu mengurangi risiko stroke. Selain itu, tokotrienol mampu memperlancar aliran darah di otak. Sehingga penyakit alzheimer (pikun) dapat dihindari.

Itulah pembahasan kali ini tentang jenis-jenis varietas kelapa sawit beserta manfaat minyak sawit untuk kesehatan.